Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Kiko, si Gesit dari Tanah Pasundan

Posted by persinas pada Juli 17, 2012


BIRQY NURFAZA (PS. PERSINAS ASAD) MEWAKILI O2SN TINGKAT NASIONAL DI PALEMBANG
MUNGIL, percaya diri, dan lincah adalah sedikit hal yang menggambarkan anak asal Kota Bandung, Birqy Nurfaza 10 tahun, anak laki-laki yang berkulit putih itu mengaku senang sekali mendapat Juara I Pencak Silat Jurus Tunggal dalam Olympiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Propinsi Jawa Barat. Bocah yang masih duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar Ciujung, Kota Bandung yang lebih dikenal dengan nama Kiko itu lahir pada tanggal 5 Oktober 2001, di Sadangserang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Kiko yang oleh teman sekasnya dijuluki ”Si Pendekar Cilik” atau ”Si Gesit” hal ini tercermin saat bermain bola ketika sedang istirahat di halaman sekolahnya bersama teman sebayanya terlihat sangat gesit dibandingkan dengan teman-teman sekelasnya. Dari berbagai kesempatan selalu yang paling banyak memasukan bola ke gawang lawan yang dibatasi dengan batu kecil kadang ”sepatu butut” (istilah sunda). Begitu pula ketika kegiatan pertandingan futsal antar kelas dia lah yang paling banyak menyarangkan bola ke gawang lawan. Maka tidak heranlah kalau oleh guru olah raganya menempatkan Birqy sebagai stricker pada tim futsal di kelas IV karena kegesitannya. Begitu pula dengan sesama teman sepengajian di sekitar rumahnya, juga dijadikan stricker dengan nama klubnya ”cyber”, artinya adalah Cibeunying Bersama dengan nama tersebut mempunyai kiat tim yang sangat solid.
Secara penampilan tidak ada yang menonjol sebagaimana anak-anak lain seusianya begitu juga aktifitas bermain dengan teman-teman sebayanya, kegiatan rutin sehari-hari adalah sepulang sekolah istirahat sebentar, makan, mengerjakan PR dari sekolahnya dan tidak lupa melaksanakan kewajiban solatnya, setelah itu baru bermain di luar rumah bersama dengan teman yang lain.
Anak ke 4 dari pasangan Syarifin dan Vitri ini mempunyai hobi olah raga diantaranya adalah futsal, renang dan pencak silat, namun dari beberapa cabang olah raga yang di lakukannya ternyata Pencak Silatlah yang lebih menonjol. Hal ini dibuktikan dari berbagai keikutsertaan turnamen yang di selenggarakan baik di kota atau luar kota Bandung ternyata sering mendapat penghargaan. Prestasi yang telah diraihnya selama satu tahun 2009 adalah pertama, tiga tahun berturut-turut yaitu 2010/2012 meraih Juara II Olympiade Olah Raga Siswa (O2SN) Tingkat Sekolah Dasar se Kota Bandung. Ke dua pada Tahun 2011 meraih Juara II Pencak Silat se Parahyangan yang diselenggarakan oleh Persinas ASAD di Garut. Ke tiga Juara II se Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Ke empat Tahun 2012 merupakan juara bertahan (Juara I O2SN Tingkat Sekolah Dasar se Kota Bandung).
Baru-baru ini tepatnya tanggal 24 Mei 2012 anak kedua pegawai Pusdiklat Geologi ESDM ini mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam kompetisi kejuaraan O2SN yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat, Alhamdulillah hasilnya sangat membanggakan dengan menyisihkan para peserta dari berbagai kabupaten/kota se Jawa Barat dengan perolehan score nilai 444. Dengan demikian Birqy berhak menempati Juara Pertama O2SN Propinsi Jawa Barat dengan mendapatkan penghargaan berupa medali emas dan uang pembinaan sebesar Rp. 800.000,- dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat
Dengan meraih prestasi prestasi tersebut, maka akan berkesempatan pada kegiatan Pelaksanaan Olympiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional yang rencananya akan diselenggarakan di Palembang dari tanggal 7 sampai dengan 14 Juli 2012 dan Birqy mendapatkan kesempatan mewakili Jawa Barat.
Ketika ditanya bagaimana perasaanya mendapatkan Juara Pertama Pencak Silat Tingkat Propinsi dan mendapat kesempatan ikut O2SN tingkat nasional ….? Saya sangat sangat bersyukur kepada Alloh dan merasa bangga dapat mewakili Jawa Barat cetusnya. Ia menambahkan; maka dalam kesempatan ini tidak lupa Birqy; mohon do’a restu terutama kepada ke dua orang tua, kepada saudara, para guru, para official, dan tidak lupa juga kepada pelatih dari Persinas ASAD yang telah ikut berperan aktif dalam berlatih dan mendukung di setiap turnamen.
Dalam laga pertandingan tingkat nasional nanti tentunya tidaklah mudah bahkan akan mendapatkan tantangan yang lebih besar lagi, karena dari berbagai propinsi se Indonesia pastinya merupakan utusan dari daerah-daerah yang merupakan putra terbaiknya untuk berkompetisi di O2SN tingkat nasional nanti.
Kalau dilihat dari segi umur yang baru 10 tahun ini, maka masih banyak peluang atau kesempatan untuk mengasah kemampuan dan keterampilan terhadap hobi yang dimilikinya terutama Pencak Silat Jurus Tunggal Ganda dan Regu (TGR).
Keikutsertaan dalam turnamen tingkat nasional nantinya dapat dijadikan momentum terbaik untuk menambah wawasan dan memupuk mental juara di tingkat yang lebih tinggi. Keinginan untuk meraih yang terbaik di tingkat nasional itu pasti, akan tetapi yang terpenting adalah dengan berlatih secara disiplin adalah kiatnya untuk menuju prestasi serta tidak lupa dengan banyak berdoa dan memohon kepada Alloh agar segala keinginanya dapat dimudahkan.
Dari kapasitas anak kelas IV SD ini dari segi waktu cukup padat ini, karena harus bisa membagi waktu atau jadwal latihan, tuntutan belajar untuk kepentingan sekolahnya, belum lagi waktu untuk mengaji, termasuk waktu untuk bermain sesama teman sebayanya.
Jadwal latihan Pencak Silat adalah setiap malam Jum’at, disamping tidak bisa menginggalkan jadwal mengaji yang seminggu 4 kali yaitu setiap malam Selasa, malam Kamis, Jum’at sore dan malam Sabtu. Kegiatan lain adalah bermain futsal setiap minggu pagi, inilah gambaran rutinitas yang dilakukan oleh Birqy.
Keberhasilan dalam meraih prestasi tidak serta merta hanya berlatih saja, itu tidaklah cukup, akan tetapi perlu suport dari berbagai fihak termasuk dari ke dua orang tuanya, termasuk dari sekolahnya, bahkan konon ceritanya ketika pertandingan O2SN tingkat propinsi diselenggarakan yang bertempat di Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat, di Bandung teman sekelas, guru-guru serta Kepala Sekolahnyapun ikut hadir untuk memberikan semangat.
Ketika ditanya suka berlatih dimana…?, Saya suka latihan di padepokan Perguruan Pencak Silat Persinas ASAD di Bandung sejak tahun 2009, cetusnya! Jadwal kegiatan olah raga adalah Futsal setiap minggu pagi bertempat di lapangan Futsal Jalan Merak Bandung (Belakang Kantor Pusat TELKOM).
Dari berbagai prestasi yang telah diraihnya tidak lantas merasa puas karena masih belum seberapa dan masih banyak kesempatan lain di tingkat yang lebih tinggi yang belum di dapat dan harus lebih giat lagi dalam berlatih.
Dengan keberhasilan mendapatkan kesempatan mengikuti O2SN tingkat nasional lantas tidak cukup sampai disitu apa lagi sombong di kelasnya, maka tidak mengherankan kalau temen-temennya sekelasnya merasa dekat dan merasa gembira, bahkan guru-gurunya serta fihak sekolahpun merasa bangga karena membawa harum nama sekolahnya
Ketika di singgung… apa cita-cita kelak kalau sudah besar akan menjadi apa? “Saya ingin menjadi pemain sepak bola propesional seperti Lionel Andress Messi dari Barcelona,” katanya.

Sumber: Asaddki .com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: