Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Persinas Kota Malang menggelar TOT (Trainning of Trainers)

Posted by persinas pada Juli 1, 2012


Persinas Malang – Perkembangan seni beladiri pencak silat di Kota Malang amat pesat, ini terlihat dari banyaknya perguruan silat yang mengikuti turnamen setiap kali diadakan oleh IPSI Kota Malang mulai dari Merpati Putih, PSHT, dan lain sebagainya. Termasuk Perguruan Silat Persinas ASAD sebagai pendatang baru di kancah silat khususnya di Malang Kota yang mulai diperhitungkan, mengingat beberapa pertandingan berhasil menyabet sebagai juara umum berturut-turut. Hal ini menjadi harapan Persinas Asad Kota Malang pada tahun-tahun mendatang untuk terus bisa mempertahankan sebagai juara.
Untuk mencapai impian tersebut, Persinas ASAD Malang Kota mengadakan Training of trainer (TOT) untuk calon pelatih Persinas ASAD kota Malang yang diselenggarakan oleh Pengda Persinas ASAD Kota Malang. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 30 calon pelatih kiriman ranting-ranting Persinas ASAD se-kota Malang, mulai dari ranting kota dan mengundang ranting Kabupaten Malang ini dilaksanakan selama 2 hari terhitung sejak tanggal 2 hingga 3 juni 2012. TOT pada kali ini diadakan di Aula Al-Mansyurin, Mangliawan – Perumahan Sawojajar II, Jalan Kapimenda I No. 354. Malang.
Ketua Persinas ASAD, Mustakim, dalam pembukaan pelatihan menginginkan agar Persinas ASAD ini dapat menelorkan pesilat-pesilat pilih tanding. Selain itu, harapannya agar Persinas ASAD dapat mengkreasikan jurus-jurus baru sebagai jurus ciri khas Persinas ASAD.
Abdul Exid Rozikin sebagai pemateri TOT mengharapkan agar kegiatan yang diadakan tiga bulan sekali ini menjadi moment untuk menjadikan calon pelatih silat yang mumpuni. “Selain memberikan teknik yang benar dalam melatih anggota Persinas ASAD, kami sangat ingin agar dari Persinas ASAD ini dapat menyabet juara dalam setiap event yang diikuti”.
Maka selain Abdul Exid Rozikin yang fokus melatih jurus-jurus dasar kepada peserta TOT, SBDC menghadirkan 2 pelatih dari alumni guna memperkuat penataran. Keduanya adalah Arsyad Umar (angkatan 9, 2002) dan Hijrah Syahputra (angkatan 17, 2009). Arsyad banyak memberikan teknik-teknik fighting sehingga dapat menaklukkan lawan, sedangkan Hijrah lebih menekankan pada pelatihan fisik.
Dan sebagai penutup dari kegiatan TOT ini, peserta berhak mendapatkan sertifikat dan sabuk. (sisca)

Sumber: PacMalang.blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: