Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Jatim Juara umum Pra PON Wilayah II di NTB

Posted by persinas pada Januari 26, 2012


Manajer tim pencak silat Jatim, Supratomo (Kanan) bersama ketua umum Pengprov IPSI Jatim, Rasiyo (kiri). (Bng)

Manajer tim pencak silat Jatim, Supratomo (Kanan) dan Ketua umum Pengprov IPSI Jatim, Rasiyo (kiri)

SURABAYA (suarakawan.com) – Prestasi gemilang kembali diukir atlet Puslatda Jatim. Ini kali ditorehkan atlet pencak silat di Kejurnas Pra PON XVIII 2012 wilayah II di Nusa Tenggara Barat (NTB) 23-27 Januari. Mereka keluar sebagai juara umum.

Di even yang berlangsung selama empat hari itu, para pesilat Jatim berhasil merebut 8 medali emas 3 perak dan 5 perunggu. Posisi kedua ditempati kontingen Jawa Tengah setelah meraih 3 emas, 9 perak, 5 perunggu. Peringkat tiga DI Yogyakarta dengan 3 emas 2 perak dan keempat ditempati tuan rumah Nusa Tenggara Barat dengan 3 emas 1 perunggu.

“Ini hasil yang sungguh menggembirakan. Tidak mudah menjadi juara umum ditengah ketatnya persaingan memperebutkan tiket PON sangat ketat. Terutama, perlawanan ketat dari pesilat Jateng,” kata manajer tim pencak silat Jatim, Supratomo yang dihubungi via telephon, Kamis (26/01).

Pada hari terakhir Kamis, Jatim mampu merebut 3 medali emas yang disumbangkan dari pesilat kategori tanding. Masing-masing Rudi Susanto di kelas A putra, Amrullah Khumaini kelas D putra dan Dita Amalia di kelas tanding putri.

Sehari sebelumnya, pesilat Jatim meraih 5 emas kategori Tunggal Ganda dan Regu (TGR) dan kategori TGR. Yaitu, A. Faizal (tunggal putra), Ni Made S (tunggal putri), Hamdani & Yusuf (ganda putra), Anika & Wijayanti (ganda putri) dan Jajak, Ahmad, Faris (Regu Putra).

Dua pendekar Jatim yang di gadang-gadang menyumbangkan medali emas yaitu Heriono yang turun di kelas I putra harus puas meraih medali perunggu. Nasib Pranoto lebih tragis lagi. Turun kelas H, Pranoto tersingkir di babak penyisihan setelah dikalahkan pesilat tuan rumah, Usman.

“Pranoto gagal di kejurnas kali ini, karena harus turun kelas. Menurunkan berat badan penuh resiko, yaitu faktor kecepatan, power dan teknik yang dimiliki hilang. Kalau kekalahan Heriono lebih disebabkan konsentrasinya buyar setelah melihat adiknya kalah di penyisihan,” ujarnya.

Usai Pra PON ini, para pesilat Jatim langsung dimasukkan Puslatda Jatim 100 jilid 2. Sebab, pelaksanaan PON XVIII di Riau kurang 7 bulan. “Wahtu tujuh bulan bukan waktu yang pendek. Harus dimaksimalkan dengan program yang lebih baik lagi. Kita sudah menyiapkan program try out ke Vietnam,” tambah Ketua Harian Pengprov IPSI Jatim ini. (Bng/jto)

Sumber: suarakawan.com/2012/01/26/jatim-juara-umum-kejurnas-pra-pon-pencak-silat-di-ntb/

Iklan

Satu Tanggapan to “Jatim Juara umum Pra PON Wilayah II di NTB”

  1. helmi said

    hidup terus persinas asad lestarikan budaya bangsa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: