Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Bupati Badung Buka Pra-PON Silat Wilayah III

Posted by persinas pada Januari 14, 2012


Ketua Umum IPSI Bali dan Ketua Persinas Asad Bali

Ketua Umum IPSI Bali dan Ketua Persinas Asad Bali, sesaat setelah Upacara Pembukaan Pra PON Silat wilayah III di GOR Purna Krida Kerobokan Denpasar

PENCAK silat sebagai seni beladiri warisan leluhur bangsa Indonesia, dan menjadi bagian dari kebudayaan nasional harus dijaga kelestariaannya. Secara subtansial pencak silat memiliki dua dimensi sebagai satu-kesatuan yang utuh, yakni dimensi kejiwaan dan dimensi kejasmanian.

“Dimensi ini kemudian melahirkan empat nilai yaitu nilai etis, teknis, estetis dan atletis yang kemudian dimanivestasikan dalam empat aspek yaitu aspek spiritual, seni, olahraga dan beladiri,”ujar Gubernur Bali dalam sambutan tertulisnya dibacakan Bupati Badung yang juga Ketua Umum Pengprov IPSI Bali A.A. Gde Agung pada acara pembukaan Pra-Kualifikasi PON XVIII Pencak Silat Wilayah III, Jumat (13/1) kemarin, di GOR Purna Krida Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung.
Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua Umum PB IPSI Erizal Chaniago beserta jajarannya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Ketua DPRD Badung, Kapolresta Denpasar, Kapolres Badung, Ketua KONI Bali, Ketua KONI Badung, seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Badung, sesepuh Perguruan Pencak Silat se-Bali, Ketua IPSI se-Bali dan seluruh panitia pra-kualifikasi beserta atlet.
Dikatakannya, perkembangan dunia olahraga cabang pencak silat telah diterima dan dipertandingkan di dunia internasional. Hal ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia, bahwa pencak silat telah berkembang ke seluruh penjuru dunia. Kondisi ini menjadi tugas berat seluruh elemen pencak silat di tanah air.
Ketua KONI Bali Made Nariana mengungkapkan bahwa selama ini, baik di ajang PON maupun SEA Games, cabang pencak silat telah menjadi salah satu cabang andalan dan unggulan Bali dalam mendulang emas, serta telah berkali-kali pula berhasil mengibarkan bendera serta mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

Upacara Pembukaan Pra PON Silat Wilayah III di GOR Purna Krida Kerobokan Denpasar

Ketua Panitia Pra-Kualifikasi PON XVIII Pencak Silat Wilayah III yang juga Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika melaporkan bahwa yang menjadi tema pada ajang Pra-Kualifikasi ini “Melalui Pra-Kualifikasi PON XVIII Kita Bangkitkan Rasa Kebersamaan dengan Semangat Kekeluargaan”.
Peserta kegiatan tersebut berjumlah 380 orang yang berasal dari 12 provinsi meliputi 239 atlet, terdiri atas 148 atlet putra dan 91 putri, pelatih 50 orang, ofisial 51 orang. Nomor yang dipertandingkan kategori tanding putra-putri dan kategori TGR yang dipertandingkan tunggal putra-putri, ganda putra-putri dan regu putra-putri. Mereka memperebutkan mendali 20 buah emas, 20 buah perak dan 20 buah perunggu. (ad6)
Sumber: balipost.co(dot)id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: