Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Fadilah, Pesilat terbaik Kejurcab IPSI Balikpapan

Posted by persinas pada Maret 2, 2009


PSHT Juara Umum, Fadillah Pesilat Terbaik Kelas Remaja

BALIKPAPAN- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Cabang (Kejucab) IV Pencak Silat gelaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Balikpapan. Di laga final malam tadi, PSHT mampu mengemas 9 medali emas, 12 perak, dan 2 perunggu. Di urutan kedua dari perguruan Tapak Suci dengan 8 medali Emas, 7 perak dan 4 perunggu.

Sedangkan peringkat ketiga direbut Persinas ASAD dengan 5 medali emas, 3 perak dan 7 Perunggu. Gelar juara umum semakin membawa nama PSHT melambung. Perguruan asal Madiun -Jawa Timur itu kerab menjadi juara di berbagai even pencak silat. Ini didapat berkat kerja keras para pesilatnya dan juga bimbingan pelatih, serta dukungan suporter.

PSHT kehilangan satu kelas yaitu di partai 121 dimana pesilatnya Santoso dikalahkan Edy Supri dari Persinas ASAD melalui tiga ronde. Sebenarnya kedua pesilat sama-sama tangguh, baik dalam melakukan serangan maupun menahan gempuran dan juga dalam menggunakan teknik untuk meraih poin. Tapi, usaha Santoso, belum membuahkan hasil.

Di ronde pertama Santoso sudah kecurian dari Edy setelah mendapat tendangan samping tepat mengenai dada Santoso. Satu poin didapatkan Edy, tapi kebringasan atlet Macan dari Padang Pasir -julukan Persinas ASAD- berusaha menekan langkah Santoso. Saking berambisinya Edy, tanpa sengaja memukul dagu Santoso hingga mengeluarkan darah dan pertandingan pun dihentikan sejenak.

Hingga di menit terakhir ronde kedua, Edy berhasil menjatuhkan Santoso setelah tangannya menyentuh matras. Terlihat di ronde ini Edy berusaha meningkatkan serangannya. Hasilnya, Edy bisa menjatuhkan musuhnya. Namun, dukungan penuh supporter, membuat Santoso bangkit dan dengan cepat merangkul Edy. Memasuki ronde ketiga, baru berjalan 10 detik Edy kembali menunjukkan kelihaiannya dengan mendapatkan poin hasil dari tendangan samping dan depan yang tak dapat diantisipasi oleh Santoso.

Edy pun dinobatkan sebagai pemenang. Meski menyumbang medali emas, perguruan Edy yakni Persinas hanya mampu berada peringkat ketiga di kejurcab ini. Pada kejurcab kali ini, keluar sebagai pesilat terbaik Fadillah Amin dari Persina ASAD di kelas D remaja, Husni Mubarak (PSHT) di kelas F, Ratna (Tapak Suci) di kelas B dewasa putri, dan Marilana (Tapak Suci) di kelas B remaja putri.

Fadilah yang keluar sebagai salah satu pesilat terbaik di kejurcab ini mengaku bersyukur dengan torehan yang diraihnya. Putra dari Nurwahid dan Siti ini memang terlihat lembut, namun ganas dengan tekniknya yang memukau. “Jadi orang itu tidak boleh sombong. Yang penting kita syukuri apa yang kita dapatkan saat ini.

Dan Alhamdulillah saya dipercaya oleh seluruh penonton dan pelatih serta panitia untuk menjadi atlet terbaik. Insya Allah akan saya pertahankan, dan minta doanya untuk kejurcab tahun depan,” kata Fadillah.(igo)

Sumber: Balikpapanpos.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: