Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Ranting Taman Juara Kejurcab Persinas Asad “Walikota Madiun CUP 2008”

Posted by persinas pada Juni 17, 2008


MADIUN – bertempat di Asrama Haji Madiun, Pengkot Persinas Asad Madiun mengaadakan Kejuaraan antar cabang (Kejurcab) Persinas ASAD se-Madiun, Minggu 15 Juni 2008. Kejuaraan ini diikuti oleh 3 ranting se-Madiun antara lain ranting Kartoharjo, Taman, dan Mangunharjo yang menurunkan 70 pesilat mulai dari cabe rawit sampai dengan remaja. Tujuan mengadakan Kejurcab ini mencari bibit-bibit unggul yang nantinya akan dipilih sebagai wakil pesilat dalam kejuaraan tingkat daerah (Kejurda).
Acara ini dihadiri oleh Walikota Madiun beserta jajaran Muspida setempat. Dalam pidato pembukaannya, beliau sangat bangga bahwa di Madiun memiliki banyak perguruan-perguruan silat yang terkenal se-Indonesia, beliau juga menyampaikan dengan keanekaragaman perguruan silat tersebut sejatinya bukan sebagai kelompok yang saling bertentangan dan menganggap perguruan lain sebagai musuh, namun sebagai pemersatu dengan keanekaragaman jurus-jurus pencak silat dari tiap-tiap perguruan sebagai khasanah budaya yang patut dilestarikan, terlebih lagi bila semua itu dikolaborasikan menjadi suatu seni yang apik dan menjadi salah satu kebudayaan Indonesia yang dikenal di seluruh dunia.
Acara resmi dibuka dengan pemukulan Gong sebanyak 3 kali oleh Walikota Madiun. kemudian dilanjutkan pementasan para pesilat ASAD cilik sebagai penghangat suasana, para pesilat yang masih berusia anak-anak itu dengan apik dan lincah memperagakan jurus-jurus ASAD serta membentuk formasi huruf A, S, A dan D, dengan diiringi musik gamelan. Kemudian pementasan dilanjutkan oleh seorang pesilat ASAD remaja yang mementaskan jurus-jurus ASAD yang mematikan secara individu, hal ini membuat Bapak Walikota Madiun memberikan standing applause dan berdecak kagum diikuti oleh gemuruh riuh para suporter yang memenuhi Aula Asrama Haji siang itu.
Acara pembukaan diakhiri dengan peragaan Silat ASAD oleh dua anak caberawit yang dengan lihai memperagakan jurus tombak melawan jurus golok, dengan cekatan kedua bocah itu saling serang dan saling bertahan seperti sungguhan, tepuk tangan dari penonton pun terus terdengar hingga akhir pementasan kedua bocah itu.
Dalam acara kejurcab ini, menggunakan sistem eksebisi yang dibagi menjadi beberapa kelas, mulai dari kelas A sampai F. Pembagian ini berdasarkan hasil penimbangan ukuran berat badan pesilat itu, riuh tepuk tangan dan sorak sorai penonton terus terdengar saat para pesilat berhasil mencuri poin atau menjatuhkan lawan, untuk diketahui dalam pertandingan silat terdapat 5 juri dan satu wasit di setiap pertandingannya, untuk poin terbagi menjadi 3, jika pukulan masuk mendapatkan 1 poin, jika tendangan masuk 2 poin, dan berhasil menjatuhkan lawan mendapatkan 3 poin.
Sesi yang paling menarik adalah Final kelas A remaja yang mempertemukan antara Adamsu dari ranting Kertoharjo, dan Udin dari ranting Taman, karena keduanya sering bertemu di kejuaraan-kejuaraan sebelumnya sebagai musuh bebuyutan.
Babak pertama dimulai dan kedua pesilat pun saling unjuk kebolehan, memukul, menendang, dan mencoba menjatuhkan lawan. Suasana semakin memanas ketika pesilat Adamsu berhasil menjatuhkan pesilat Udin untuk pertama kalinya, diikuti dengan tepuk tangan dan sorak sorai para suporter, tidak lama kemudian Adamsu memperoleh poin 3 angka lagi dengan menjatuhkan Udin dengan gerakan yang unpredictable, serangan bagian atas dari Adamsu yang membuat Udin terfokus untuk melakukan pertahanan bagian atas tidak disangka membuat Adamsu mencuri poin dengan mentekel kaki dari Udin yang memang kuda-kudanya kurang kuat pertahanannya, dan dari babak pertama Adamsu berhasil menjatuhkan Udin 3 kali yang membuat juri memutuskan Adamsu menang pada babak pertama.
Dan saat awal babak kedua dimulai pesilat Udin berusaha untuk membalas kekalahan pada babak pertama, dan dilayani oleh Adamsu dengan tenang, dan ketika melihat celah pertahanan Udin yang kosong Adamsu kembali melakukan jatuhan sah terhadap Udin yang akhirnya Udin tergeletak dan merasa tidak bisa melanjutkan pertandingan lagi. Hal ini membuat seluruh penonton bersorak sorai dan seisi Aula Asrama Haji bergemuruh, dan ditetapkan Adamsu sebagai pemenangnya.
Dan hasil dari pertandingan kejurcab ini keluar sebagai juara umum dari ranting Taman. Acara selesai pukul 18.00Wib, ditutup oleh Ketua Persinas ASAD Madiun.

Sumber: luckybee.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: