Persinas ASAD

Persinas Asad (Ampuh Sehat Aman Damai)

Persinas Asad ikut Jambore Pencak Silat 2005 di Cibubur

Posted by persinas pada September 21, 2005


Bumi perkemahan Cibubur 29 – 31 Juli 2005, diramaikan dengan adanya kegiatan festival pencak silat yang baru pertama kali diadakan di peringkat nasional. Kegiatan ini menyerupai kegiatan jambore pada umumnya, namun untuk kali ini kegiatan jambore berupa aktivitas pagelaran pencak silat tradisional.
Malam pembukaan berlangsung dengan meriah bermula dari pintu gerbang bumi perkemahan Cibubur sampai disekiling lokasi perkemahan dan gelanggang, disepanjang jalan penuh terpancang dengan umbul-umbul bergambarkan pesilat dengan bersikap pasang dan dibawahnya tertera tulisan disponsori oleh Panasonic. Untuk meramaikan juga di beberapa tempat dibuka stand-stand menjual kelengkapan kepelatihan pencak silat dan souvenir, pijit akupuntur, pengobatan aternatif, kedai makanan dan baju baju
Di gelanggang A di mana tempat malam pembukaan berlangsung, ditampilkan 14 perguruan pencak silat yang terpilih dengan membawakan jurus-jurus bebas perguruannya dengan iringan musik tradisional. Penampilan jurus-jurus perguruan menunjukkan keaneka-ragaman jurus pencak silat yang kita miliki dari setiap daerah. Tidak ketinggalan pesilat senior putri tahun delapan puluhan yang pernah menyandang gelar peringkat dunia tunggal putri bebas Ibu Karyani dan tim nasional pasangan ganda putri bebas, Ibu Gandina Koesoemah dan Ibu Ayunda Nunnun Sugiharti meskipun sudah tidak berlatih berpuluh tahun karena tugas sebagai ibu rumah tangga. Namun tetap dapat bersilat mengagumkan dengan penghayatan gerak dan fleksibelitas tinggi. Bapak Zakaria pendiri perguruan Mustika Kwitang, dalam usianya yang usur dapat tampil dengan sempurna, mengeluarkan seluruh tenaganya dari setiap gerakan diriingi dengan kecepatan dan tenaga ledak yang tinggi. Malam pembukaan itu banyak lagi pendekar yang turut meyumbangkan kebolehannya.
Sangat mengejutkan Jambore Pencak Silat 2005 dibuka langsung oleh Presiden Pencak Silat Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang biasanya jarang muncul pada kegiatan resmi PB.IPSI, meskipun namanya sudah tertera dalam undangan agenda kegiatan.
Malam acara ini memang merupakan kegiatan yang istimewa untuk segenap anggota perguruan pencak silat untuk dapat bertatap muka langsung dengan pejabat teras PB. IPSI. Banyak tamu-tamu yang datang seperti Ibu Pendekar Senior Rukmini Sekarningrat, Presiden PERSILAT Bapak Eddie M Nalapraya, Bapak Rachmad Gobel dan tetamu luar negeri yang datang dari jauh untuk mengamati pelaksanaan festival yang luar biasa ini, yaitu: Presiden Pencak Silat Inggris, Bapak Aidinal Al Rasjid, Presiden Pencak Silat Belanda, Bapak George L.Fredriksz, Wakil Presiden Pencak Silat Russia Bapak Denis Turishchev, Sekretaris Pencak Silat Thailand, Bapak Kaseem Benchawong, Presiden Pencak Silat Australia Barat, Bapak David Janning dan tetamu asing lainnya.
Agenda festival dilangsungkan keesokan harinya dengan kategori yang dilombakan adalah “tunggal bebas”, “berpasangan” dan “berkelompok” umur:

  • Pra remaja 10 – 14 tahun
  • Dewasa 20 – 40 tahun
  • Sesepuh 50 ke-atas

Dalam peragaan diperkenankan mempergunakan senjata, kostum dan musik tradisional dengan bebas. Total kegiatan ini diperkirakan dihadiri oleh 1400 peserta wakil dari 21 propinsi dan 22 perguruan besar yang seluruhnya bermukim di bumi perkemahan Cibubur dengan memenuhi tenda-tenda mengitari dua gelanggang yang cukup besar. Gelanggang yang tersedia berukuran 20x20x1meter, memungkinkan agar setiap pesilat peraga bebas dan leluasa untuk berlaga.
Perlombaan diadakan secara serentak di gelanggang A dan B yang berjarak diantaranya lebih kurang 100 meter. Jambore Pencak Silat 2005 berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Kontingen yang turut serta terdiri dari 38 perwakilan diantaranya:

  • Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Nangru Aceh Darusalam, Sumatra Barat, Riau, DI.Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Bali, Gorontalo, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Barat, DKI. Jakarta, Jambi, Himsi Kepri, Kepulauan Riau dan Banten.

Perwakilan dari Perguruan yang turut serta adalah:

  • PS. Pager Kencana, PS. Perisai Putih, PS. Budi Suci, PS. Harimurti, PS. Satria Muda Indonesia, Pencak Organisasi, PS. Bakti Negara, PS. Putra Betawi, PS. Joko Tole, KPS. Nusantara, PS. Panglipur, PS. Pagar Nusa, PS. Perisai Diri, PS. Tenaga Dasar, PS. Tapak Suci, PS. Pamur, PS. Mutiara Panca Rasa, Persaudaraan Setia Hati Teratai, Persinas Asad.

Pelaksanaan memang tidak mudah. Salah satu contoh, setiap daerah hanya membawa perangkat musik traditional satu set, padahal nayaga harus mengiringi timnya, berlomba di gelanggang yang berbeda. Boleh dibayangkan begitu sulitnya nayaga harus mondar mandir membawa semua perangkat musiknya untuk mengiringi timnya dari semua katagori yang diperlombakan dari satu gelanggang ke gelanggang yang lain. Cuaca hujan dan berapa tenda yang sudah tua dan bocor, juga mempersulit peserta untuk dapat tidur nyenyak.
Namun secara keseluruhan acara tetap berjalan degan lancar dan sukses. Yang lebih penting lagi, Jambore Pencak Silat 2005 ini dapat memenui kebutuhan yang ada di dunia pencak silat saat ini. Perlu diketahui bahwa sejak pencak silat dipertandingkan sebagai olah raga pada tahun 1973 jumlah perguruan pencak silat, yang aktif mengikuti pertandingan sekitar 70 perguruan saja. Apalagi jumlah dan pesertanya semakin hari semakin menurun. Padahal ada banyak perguruan pencak silat yang tidak mau mengikuti pertandingan pencak silat olahraga oleh karena perbendaharaan yang dimiliki hanya diperuntukkan untuk seni beladiri.
Ajang ini merupakan tempat di mana mereka dapat mempertunjukkan kebolehan yang masih terpendam dengan kebebasan untuk memainkan pencak silat dengan tradisi dan iringan musik daerahnya. Tujuan lainnya begitu pentingnya untuk saling mengenal dan bersilaturahmi.
Menurut Bapak H. Hisbullah Rachman selaku penanggung jawab acara Jambore Pencak Silat 2005, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali perguruan-perguruan pencak silat yang mulai enggan mengadakan kepelatihan pencak silat tradisional. PB. IPSI mau mendapatkan masukan dalam hal menunjuk wakilnya untuk mengikuti kegiatan promosi pencak silat mendunia yang sering diadakan diluar negeri. Mengingat pengalaman yang sudah sudah, setiap pengiriman tim Indonesia keluar negeri untuk promosi tergantung pada beberapa perguruan saja.
Kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan setiap dua tahun sekali, jika memungkinkan akan menambah kategori umur yang diperlombakan seperti:

  • Peringkat  Anak 8 – 10 tahun.
  • Pra remaja 10 – 14 tahun.
  • Remaja 14 – 20 tahun.
  • Dewasa 20 – 40 tahun.
  • Pembina 40 – 60 tahun.
  • Sesepuh 60 tahun keatas.

Malam penutupan Jambore Pencak Silat 2005 ini nampak semakin meriah dengan banyak hadirnya Pesilat pesilat dari berbagai perguruan yang datang dari Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang. Tetamu VIP yang datang dari berbagai Negara anggota PERSILAT juga bertambah termasuk: Presiden Pencak Silat Thailand Bapak Wanmohammadnoor Matha berserta stafnya, Presiden Pencak Silat Japan Ibu Yumi Kondo, Presiden Pencak Silat Malaysia Bapak H.Megat, Presiden Pencak Silat Singapore Bapak Abdullah Shafie Mohammad Sidik, Presiden Pencak Silat Myanmar Bapak U Mya Thein, dan Presiden Pencak Silat Spanyol Bapak Juan I Barrenechea beserta istri.
Penutupan dilakukan oleh Bapak Rachmat Gobel selaku Wakil-Presiden IPSI dan selaku sponsor tunggal Panasonic. Beliau sangat bergembira melihat kegiatan seperti ini, meskipun sulit toh akhirnya terlaksana juga, kegiatan ini sangat penting untuk melestarikan dan mempromosikan pencak silat secara menyeluruh. Beliau berjanji akan melangsungkan kegiatan serupa dengan lebih baik lagi.Dengan mengucapkan basmallah kegiatan malam ini ditutup. Acara berikutnya dilangsungkan pembagian doorprice dari berbagai produk dari Panasonic ke seluruh tim dan pemenang. Pada akhirnya Jambore Pencak Silat 2005 ditutup dengan pesta api unggun bersama. Semoga di masa mendatang lebih banyak lagi kalangan masyarakat umum yang dapat menikmati festival yang berskala besar ini.
Hasil penampilan peserta terbaik:

  • PS. Putra Betawi yang diwakili oleh PS.Pusaka Jakarta, PS.Tiga Berantai, PS.Mustikan Kwitang dan PS.Mutiara Panca Rasa mendapat penghargaan berpenampilan terbaik dalam kreteria perguruan dewasa putri.
  • PS. Joko Tole yang berasal dari Madura mendapat 2 penghargaan berpenampilan terbaik untuk kreteria perguruan dewasa putra dan dewasa putri terbaik.
  • KPS.Nusantara yang diwakili oleh cabang Bekasi berpenampilan terbaik untuk kreteria perguruan dewasa putra.
  • PS. Panglipur yang diwakili dari cabang Garut dan Bandung berhasil 9 katagori berpenampilan terbaik yaitu: dalam kreteria pergururuan pra remaja putra. berpasangan praremaja putri dan putra. berkelompok, perguruan dewasa putri dan putra.berpasangan dewasa putri. perguruan sesepuh putra. berpasangan sesepuh.
  • PS. Pagar Nusa yang diwakili dari Jawa Timur, berpenampilan kreteria perguruan terbaik untuk sesepuh putra.
  • PS.Tapak Suci yang diwakili dari cabang Yogyakarta berpenampilan terbaik untuk berpasangan dewasa putri.
  • PS. Pamur yang diwakili oleh Pamur Jakarta dan Madura berhasil memenangkan 5 berpenampilan terbaik dalam kreteria: Perguruan pra remaja putri dan putra. Berkelompok. Berpasangan dewasa putri dan putra.
  • Persaudaraan Setia Hati Teratai Jakarta berpenampilan terbaik dalam kreteria perguruan dewasa putri. Berpasangan dewasa putra.
  • Persinas Asad Jakarta berpenampilan terbaik dalam krateria Perguruan sesepuh putra.
  • PS. Pager Kencana Bandung berhasil mengumpulkan 3 katagori berpenampilan terbaik dalam kreteria Perguruan praremaja putra. Perguruan dewasa putri.Berpasangan dewasa putri.
  • PS. Perisai Putih Jakarta berhasil 5 katagori berpenampilan terbaik dalam kreteria: Perguruan praremaja putri. Berkelompok. Perguruan dewasa putri dan putra.Berpasangan dewasa putra.
  • PS. Satria Muda Indonesia berhasil 3 katagori berpenampilan terbaik dalam kreteria: Berpasangan praremaja putri dan putra. Berpasangan sesepuh.
  • Provinsi Riau berhasil berpenampilan terbaik untuk kreteria perguruan dewasa putra.
  • DI Yogyakarta berhasil berpenampilan terbaik dalam kreteria perguruan praremaja putra.
  • Provinsi Jawa Barat berhasil 7 berpenampilan terbaik dalam kreteria: Perguruan praremaja putri dan putra.Berpasangan praremaja putra. Perguruan dewasa putra. Berpasangan dewasa putri dan putra. Perguruan sesepuh putra.
  • Provinsi Bangka Belitung berhasil berpenampilan terbaik dalam kreteria: Berpasangan praremaja putri dan berpasangan dewasa putra.
  • Provinsi Sumatra Selatan berpenampilan terbaik dalam kreteria berpasangan praremaja putra.
  • Provinsi Bali berhasil 8 berpenampilan terbaik dalam kreteria: Perguruan praremaja putra, Berpasangan praremaja putri dan putra Berkelompok. Perguruan dewasa putri. Berpasangan dewasa putra. Perguruan sesepuh dan Berpasangan sesepuh.
  • Provinsi Gorontalo berpenampilan terbaik dalam kreteria- Perguruan dewasa putra.
  • Provinsi Jawa Timur berhasil 6 berpenampilan terbaik dalam kreteria perguruan praremaja putri dan putra. Berpasangan praremaja putra. Berkelompok. Berpasangan dewasa putra. Perguruan sesepuh putra.
  • Provinsi Sumatra Barat yang diwakili oleh silat Pauh berpenampilan terbaik dalam kreteria berpasangan pra remaja putra.
  • Provinsi Kalimantan Barat berhasil 9 berpenampilan terbaik dalam kreteria Perguruan praremaja putri dan putra. Berpasangan praremaja putri dan putra. Berkelompok. Perguruan dewasa putri dan putra.
  • DKI.Jaya berhasil 4 katagori berpenampilan terbaik dalam kreteria: Perguruan praremaja putri. Perguruan dewasa putri dan putra. Berpasangan dewasa putra.
  • Provinsi Banten berhasil 7 katagori berpenampilan terbaik dalam kreteria: Perguruan praremaja putri dan putra. Berkelompok. Perguruan dewasa putri dan putra. Perguruan sesepuh putri dan putra.

By O’ong Maryono

Sumber: www.shterate.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: